Social Icons

Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Januari 2014

Materi Matematika Kelas 8 SMP/MTs BAB 6 Lingkaran


Pengertian lingkaran

Lingkaran adalah tempat kedudukan titik-titik yang berjarak sama terhadap titik tertentu. Titik tertentu dinamakan pusat dan jarak tertentu dinamakan jari-jari lingkaran tersebut.

Unsur-Unsur Lingkaran

  1. Pusat Lingkaran adalah titik tertentu dalam lingkaran. Pada gambar di bawah ini pusat lingkaran dinotasikan dengan O.
  2. Jari-jari Lingkaran adalah jarak titik-titik pada lingkaran dengan pusat lingkaran dan dinotasikan dengan r.
  3. Diameter atau garis tengah lingkaran adalah tali busur yang melalui titik pusat lingkaran dan dinotasikan dengan d. Diameter sama dengan dua kali jari-jari (d = 2r).

Kamis, 23 Januari 2014

Istilah-istilah dalam Bidang Matematika

Akar. Suatu operasi aljabar yang biasanya dinyatakan dengan simbol .
Bangun ruang. Bangun berdimensi tiga, karena mengandung tiga unsur, yaitu panjang, lebar, dan tinggi.
Bangun-bangun sebangun. Disebut juga bangun-bangun serupa, sama bentuknya. Bangun yang sama bentuknya tidak tergantung pada besar atau kecilnya bangun.
Barisan bilangan. Mengurutkan bilangan-bilangan menurut suatu aturan tertentu.
Data. Segala informasi yang didapat dalam bentuk angka, bukan angka, atau lambang dari suatu pengamatan yang dilakukan pada populasi atau sampel.
Data diskrit. Data yang diperoleh dari hasil menghitung atau mencacah.
Data kontinu. Data yang diperoleh dari hasil mengukur.
Data kualitatif. Data yang berbentuk kategori atau atribut.
Data kuantitatif. Data yang berupa bilangan.

Senin, 10 Oktober 2011

Lima Mitos Sesat Seputar Matematika

BANYAK mitos menyesatkan mengenai matematika. Mitos-mitos salah ini memberi andil besar dalam membuat sebagian masyarakat merasa alergi bahkan tidak menyukai matematika. Akibatnya, mayoritas siswa kita mendapat nilai buruk untuk bidang studi ini, bukan lantaran tidak mampu, melainkan karena sejak awal sudah merasa alergi dan takut sehingga tidak pernah atau malas untuk mempelajari matematika. Meski banyak, namun ada lima mitos sesat yang sudah mengakar dan menciptakan persepsi negatif terhadap matematika.
Mitos pertama, matematika adalah

MATEMATIKA, Siapa Takut??

Matematika sering kali dianggap pelajaran momok. Tak cuma si anak yang kebingungan, orang tua pun sering dibuat kalang kabut.

Segala daya dikerahkan para orang tua bagi anaknya. Mulai dari les sampai ikut bimbingan belajar. Tapi beberapa waktu terakhir ada lembaga yang khusus menyelenggarakan kursus matematika. Ada yang menggunakan Metode Kumon, sementara lainnya menggunakan alat bantu sempoa.

Matematika Kumon

Sebenarnya nama Kumon adalah nama keluarga penemu metode belajar matematika, Toru Kumon. Guru matematika SMU di Jepang itu pada tahun 1954 pertama kali menyusun sendiri

Minggu, 09 Oktober 2011

Matematika

Matematika (dari bahasa Yunani: μαθηματικά - mathēmatiká) adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola,[2][3] merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang kaku dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian.[4]
Terdapat perselisihan tentang apakah objek-objek matematika seperti bilangan dan titik hadir secara alami, atau hanyalah buatan manusia. Seorang matematikawan Benjamin Peirce menyebut matematika sebagai "ilmu yang menggambarkan simpulan-simpulan yang penting".[5] Di pihak lain, Albert Einstein menyatakan bahwa "sejauh hukum-hukum matematika merujuk kepada kenyataan, mereka tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak merujuk kepada kenyataan."[6]
Melalui penggunaan penalaran logika dan abstraksi, matematika berkembang dari